
Ubud – Kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, kembali menghadirkan destinasi baru yang memadukan olahraga, rekreasi, dan gaya hidup sehat melalui kehadiran Kula Mani Tennis Village | Mouratoglou Tennis Center Bali di kawasan Lodtunduh. Kompleks olahraga modern ini digadang-gadang menjadi salah satu pusat sport tourism dan wellness terlengkap di Bali dengan fasilitas bertaraf internasional.
Berdiri di atas kawasan seluas sekitar 1.200 meter persegi dengan panorama pedesaan khas Ubud yang hijau dan asri, Kula Mani Tennis Village menawarkan konsep sport village yang menggabungkan aktivitas olahraga, relaksasi, hingga ruang rekreasi keluarga dalam satu kawasan terpadu.
Fasilitas utama yang menjadi daya tarik adalah tujuh lapangan tenis yang terdiri dari dua clay court semi indoor dan empat hard court, termasuk fasilitas indoor dan semi indoor. Selain itu, tersedia grand stand yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan turnamen maupun event olahraga berskala nasional hingga internasional.
Tak hanya fokus pada tenis, kawasan ini juga menghadirkan tiga lapangan padel dan tiga lapangan pickleball yang kini tengah berkembang sebagai olahraga populer di berbagai negara. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas gym, kolam renang, spa, hingga restoran Kula Padi yang menyajikan suasana tenang dengan latar persawahan dan perkampungan Bali.
Kehadiran Mouratoglou Tennis Center Bali menjadi nilai tambah tersendiri. Akademi tenis internasional yang identik dengan pelatih dunia Patrick Mouratoglou tersebut dikenal memiliki metode pelatihan profesional dan telah melahirkan banyak atlet tenis kelas dunia. Kolaborasi ini diharapkan mampu membawa standar pelatihan tenis internasional ke Bali sekaligus menarik minat wisatawan olahraga dari berbagai negara.
Menurut pihak sales manager, seluruh proses perizinan proyek telah rampung dan saat ini pengelola tengah mempersiapkan grand opening yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
Selain menjadi pusat olahraga modern, kehadiran Kula Mani Tennis Village juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata, tenaga kerja, hingga pengembangan usaha lokal di kawasan Ubud dan Gianyar.
Dengan konsep yang memadukan olahraga, kesehatan, dan keindahan alam Bali, Kula Mani Tennis Village diharapkan menjadi ikon baru sport tourism sekaligus destinasi gaya hidup sehat di Pulau Dewata.
( Fajar )

Tinggalkan Balasan