
CANGGU, pendakilaut.co — Rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana dan Caru Panca Rupa di Pura Maspahit, Banjar Kayutulang, Canggu, Kuta Utara, berlangsung semarak dengan pelaksanaan mepeed pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Mepeed diikuti oleh ibu-ibu PKK Banjar Kayutulang yang berjalan bersama menuju Pura Maspahit sebagai bagian dari rangkaian kegiatan karya. Dengan mengenakan busana adat Bali serta membawa sarana persembahyangan, para peserta mepeed tampak antusias mengikuti prosesi dengan tertib dan penuh khidmat.

Suasana semakin semarak dengan iringan gamelan baleganjur/sekaa gong yang melibatkan para pemuda dari Sekaa Teruna Teruni (STT) Banjar Kayutulang. Alunan gamelan mengiringi langkah para peserta sepanjang perjalanan menuju Pura Maspahit, sekaligus menambah nuansa sakral dan kebersamaan dalam pelaksanaan karya.
Pelaksanaan mepeed ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian upacara keagamaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan pelestarian adat serta budaya Bali yang masih dijaga oleh masyarakat Banjar Kayutulang.
Keterlibatan PKK bersama STT menunjukkan sinergi antar-generasi dalam mendukung pelaksanaan karya di Pura Maspahit. Tradisi dan budaya diwariskan melalui keterlibatan langsung krama, khususnya generasi muda, sehingga nilai-nilai adat Bali tetap hidup dan terus dilestarikan di tengah perkembangan kawasan Canggu sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Badung.
(FS)

Tinggalkan Balasan