Bangun Jiwa Kedirgantaraan Sejak Dini, Saka Dirgantara Lanud I Gusti Ngurah Rai Gelar Safari Dirgantara di Alam Paragliding Benoa
Foto – Safari Dirgantara Saka Dirgantara Lanud I Gusti Ngurah Rai di Alam Paragliding Benoa.

 

BADUNG – Dalam upaya menumbuhkan semangat cinta dirgantara sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis, Dinas Teritorial Lanud I Gusti Ngurah Rai kembali menggelar kegiatan Safari Dirgantara bersama anggota Saka Dirgantara Lanud I Gusti Ngurah Rai. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Alam Paragliding Flying Site Benoa, Kabupaten Badung, pada Sabtu (18/7/2026), mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.

Safari Dirgantara menjadi salah satu program pembinaan yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada para anggota Saka Dirgantara dalam mengenal lebih dekat dunia kedirgantaraan, khususnya olahraga paralayang. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai teknik dasar penerbangan, tetapi juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan mengambil keputusan dalam setiap situasi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh instruktur paralayang berpengalaman, Serma Ketut Budiasa, yang memberikan penjelasan mengenai prinsip-prinsip dasar olahraga paralayang. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang teknik bermanuver ke kanan dan ke kiri, prosedur take off yang aman, teknik landing yang benar, serta berbagai aspek keselamatan penerbangan yang wajib dipahami sebelum melakukan aktivitas di udara. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga para peserta dapat memahami teori sekaligus bertanya langsung kepada instruktur.

Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta memperoleh kesempatan merasakan pengalaman terbang melalui Tandem Flight bersama instruktur profesional. Pengalaman melayang di udara dengan panorama pesisir Benoa menjadi momen yang tidak hanya memberikan sensasi luar biasa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan motivasi untuk lebih mengenal dunia penerbangan. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga yang sulit diperoleh melalui teori semata.

Setelah sesi penerbangan tandem selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan Ground Handling yang dipandu oleh Dewan Saka. Pada sesi ini, peserta diajarkan teknik mengendalikan sayap paralayang di darat, memahami arah dan karakteristik angin, menjaga keseimbangan, serta membangun koordinasi tubuh sebagai bekal utama sebelum melakukan penerbangan. Latihan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk kemampuan dasar seorang penerbang paralayang yang mengutamakan keselamatan dan ketelitian.

Baca Juga:  Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Ngurah Rai Amankan Sejumlah WNA hingga Deportasi Turis Belgia

Kegiatan Safari Dirgantara turut dihadiri oleh Ketua dan Pamong Dewan Saka beserta seluruh anggota Saka Dirgantara Lanud I Gusti Ngurah Rai. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan mencerminkan semangat kekeluargaan, pembinaan karakter, dan komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap dunia kedirgantaraan Indonesia.

Melalui pelaksanaan Safari Dirgantara ini, Lanud I Gusti Ngurah Rai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inspiratif, edukatif, dan aplikatif bagi generasi muda. Diharapkan kegiatan semacam ini mampu melahirkan kader-kader bangsa yang tidak hanya memiliki keterampilan di bidang kedirgantaraan, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas tinggi, serta siap menjadi bagian dari sumber daya manusia unggul yang akan membawa kemajuan dunia dirgantara nasional di masa depan. Safari Dirgantara pun menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di alam terbuka mampu menghadirkan pengalaman berharga yang membentuk mental, keterampilan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

( fajar )

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *